Apa Penyebab Ikan Membunuh?

Air yang tercemar dan terdeoksigenasi adalah penyebab utama kematian ikan.

Air yang tercemar dan terdeoksigenasi adalah penyebab utama kematian ikan.

Pembunuhan ikan mengacu pada kematian massal yang tiba-tiba dan tidak terduga dari ikan budidaya atau ikan liar dan hewan air lainnya seperti udang. Ini lebih sering selama musim panas karena selama musim ini airnya hangat. Air hangat memiliki lebih sedikit oksigen terlarut daripada air dingin. Oleh karena itu, ikan mengalami lebih banyak kesulitan bernapas yang menyebabkan kematian mereka. Pembunuhan ikan adalah tanda stres lingkungan. Pada identifikasi, mereka harus segera diselidiki untuk mencegah kematian ikan lebih lanjut.

Apa Penyebab Ikan Membunuh?

Baik faktor alam maupun buatan manusia menyebabkan kematian ikan. Penyebab utama kematian ikan adalah rendahnya konsentrasi oksigen terlarut di dalam air. Akibatnya, faktor apa pun yang menyebabkan berkurangnya oksigen dalam air dapat mengakibatkan kematian ikan. Faktor-faktor tersebut termasuk kelebihan populasi, toksisitas air, parasit, dan ganggang mekar. Alga menggunakan oksigen untuk fotosintesis. Selanjutnya, kehadiran alga yang tumbuh di dalam air berarti lebih sedikit oksigen yang tersedia untuk ikan. Selain alga, populasi biota laut yang berlebihan juga membuat ikan kekurangan oksigen yang sangat dibutuhkan. Toksisitas juga merupakan faktor lain yang menyebabkan kematian ikan. Ini mengacu pada pencemaran air yang dihasilkan dari limpasan pertanian. Toksisitas juga disebabkan oleh tumpahan limbah berbahaya, perburuan dengan bahan kimia, pembuangan limbah, dan ledakan bawah air. Mengenai suhu air, kematian ikan biasa terjadi selama suhu tinggi yang berkelanjutan. Temperatur yang tinggi menyebabkan lebih sedikit oksigen yang terlarut ke dalam air. Contoh pembunuhan ikan seperti itu terjadi di Teluk Delaware pada Agustus 2010.

Solusi Untuk Membunuh Ikan

Dalam kasus kolam ikan, bubbler atau perangkat aerasi dapat digunakan untuk menganginkan air secara mekanis. Perangkat ini juga dapat membantu menghilangkan daun dan ganggang mati dari permukaan air untuk meningkatkan proses pelarutan oksigen ke dalam air kolam. Cara lain untuk mencegah mati lemas di kolam ikan termasuk mencegah limpasan kotoran dan kotoran hewan mencapai kolam, menggunakan herbisida hanya selama musim gugur dan musim semi, menghindari penimbunan ikan yang berlebihan, menghindari pemupukan yang berlebihan pada kolam, dan memagari kolam. Negara juga dapat menangani pembunuhan ikan dengan lebih baik dengan menerima laporan pembunuhan ikan sesegera mungkin. Oleh karena itu, warga membutuhkan pendidikan tentang pentingnya melaporkan setiap kejadian tersebut.

Peristiwa Pembunuhan Ikan Terkemuka Dalam Sejarah

Beberapa pembunuhan ikan telah terjadi selama bertahun-tahun. Contohnya termasuk kematian massal 750 metrik ton ikan nila dan bandeng pada 29 Mei 2011. Insiden itu terjadi di Danau Taal, Batangas di Filipina. Pembunuhan ikan lainnya terjadi di Sungai Arkansas, Ozark di Arkansas pada Desember 2010. Hal itu mengakibatkan kematian 100.000 drum air tawar. Selain itu, pada tanggal 31 Desember 2011 beberapa ton ikan haring mati di Nordresia, Troms di Norwegia.

Menyelidiki Penyebab Pembunuhan Ikan

Proses penyelidikan pembunuhan ikan dimulai dengan mengumpulkan 5-10 ikan hidup tapi sekarat. Seseorang juga perlu mengambil sampel air yang terkena dampak. Langkah selanjutnya adalah mengangkut spesimen ini ke laboratorium diagnostik. Dianjurkan untuk menelepon terlebih dahulu untuk mengingatkan lab dan mengetahui kesiapan mereka untuk menerima sampel dan memprosesnya. Setelah melakukan beberapa tes, lab harus bisa menjelaskan penyebab kematian ikan tersebut.

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Apa Penyebab Ikan Membunuh?

Related Posts

© 2022 Perbedaannya.com