Apa itu Maskapai Nasional Vietnam?

Apa itu Maskapai Nasional Vietnam?

Apa itu Maskapai Nasional Vietnam?

Kredit editorial: Vytautas Kielaitis / Shutterstock.com.

Vietnam Airlines adalah maskapai penerbangan nasional negara tersebut. Maskapai ini memiliki kantor pusat di Distrik Long Bien di Hanoi, dan hubnya berada di bandara Internasional Noi Bai dan Tan Son Nhat. Vietnam Airlines memiliki rute yang mencakup 52 tujuan di 17 negara. Maskapai ini menempati bagian integral dari ekonomi Vietnam karena terlibat dalam transportasi penumpang.

Sejarah

Sejarah maskapai ini ditelusuri hingga Januari 1956 ketika Penerbangan Sipil Vietnam dibuat oleh pemerintah Vietnam Utara. Maskapai ini berkembang hingga akhir Perang Vietnam, dan tujuan internasional awalnya adalah Beijing dan kemudian Vientiane pada tahun 1976. Maskapai ini kemudian memperluas kumpulan tujuannya untuk mencakup Bangkok, Kuala Lumpur, Hong Kong, Singapura, dan Manila. Baru pada tahun 1993 maskapai ini diresmikan sebagai maskapai berbendera Vietnam ketika menjadi perusahaan negara. Maskapai ini mulai menghapus pesawat Sovietnya secara bertahap pada tahun 1994 ketika AS mencabut embargo perdagangan yang diberlakukan di negara tersebut yang memungkinkan maskapai tersebut untuk membeli pesawat buatan Barat. Maskapai ini dan beberapa perusahaan terkait penerbangan lainnya didirikan untuk membentuk Vietnam Airlines Corporation pada 27 Mei 1995. Seiring waktu, maskapai ini telah memperluas armadanya serta tujuannya.

Tujuan

Vietnam Airlines telah membangun jaringan tujuan di Asia Tenggara dan Timur, Eropa, dan Oseania. Maskapai ini mengoperasikan hampir 300 penerbangan setiap hari, dan tujuan lokalnya meliputi Chu Lai, Da Nang, Dien Bien Phu, Dong Hoi, Haiphong, Pleiku, Quy Nhon, dan Vinh. Sebagian besar penerbangan internasional maskapai ini menuju ke negara-negara Asia termasuk China, Indonesia, Thailand, Jepang, Kamboja, Laos, Taiwan, Myanmar, Malaysia, Taiwan, dan Singapura. Penerbangan lainnya ditujukan ke Jerman, Rusia, Inggris, Prancis, dan Australia. Vietnam Airlines menambah kapasitas lokalnya untuk memenuhi lonjakan permintaan perjalanan lokal selama perayaan Tềt tahunan. Perayaan itu jatuh antara akhir Januari hingga pertengahan Februari, dan ini diidentifikasi sebagai perayaan paling terkenal di negara itu. Pada tahun 2013 misalnya, maskapai menambahkan 174. 000 kursi tambahan selama perayaan, 82. 000 di antaranya ditambahkan pada rute bagasi antara hub utamanya. Maskapai mulai berpartisipasi di SkyTeam mulai 10 Juni 2010. Maskapai ini telah membuat perjanjian codeshare dengan maskapai seperti Cathay Pacific, Czech Airlines Finnair, Kenya Airways, dan Qantas.

Armada

Armada maskapai ini berjumlah total 83 pesawat. Armada tersebut meliputi 57 Airbus A321-200, 7 Airbus A350-900, 8 Airbus A330-200, dan 11 Boeing 787-9. Vietnam Airlines mengoperasikan cabang angkutan udara dari Vietnam Airlines Cargo yang menawarkan layanan kargo ke Oseania, Eropa, Asia, dan Amerika Utara dengan menggunakan armada penumpangnya serta mitranya. Sepanjang sejarahnya, maskapai ini telah menggunakan pesawat Soviet, Eropa, dan Amerika dan saat ini memiliki pesawat Airbus, ATR, dan Boeing.

Tren masa depan

Maskapai ini bertujuan untuk mengoperasikan 170 pesawat pada tahun 2020, dan mengimplementasikan program untuk memungkinkannya menjadi maskapai layanan penuh terbesar kedua di Asia Tenggara. Maskapai ini diproyeksikan terbang ke 53 tujuan termasuk kota-kota Afrika, Perth, Nanjing, Praha, Hangzhou, Adelaide, Mandalay, Amsterdam, Dalian, dan Milan. Maskapai selanjutnya berencana untuk memindahkan sebagian besar operasi internasionalnya ke Bandara Internasional Long Thanh yang direncanakan. Vietnam Airlines juga berencana untuk meningkatkan pendapatan tahunannya menjadi $7 miliar. Ada rencana untuk merestrukturisasi operator dan sebagian memprivatisasi untuk memfasilitasi pemberian layanan yang lebih baik.

  1. Rumah
  2. Bepergian
  3. Apa itu Maskapai Nasional Vietnam?

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com