Apa dan Kapan Hari Tanah Sedunia?

Hari Tanah Sedunia merayakan pentingnya tanah dalam ekosistem yang sehat dan ketahanan pangan di seluruh dunia.

Hari Tanah Sedunia merayakan pentingnya tanah dalam ekosistem yang sehat dan ketahanan pangan di seluruh dunia.

Dunia Tanah Day diperingati di seluruh dunia pada tanggal 5 Desember th per tahun. Ini adalah hari kesadaran, penciptaan, dan perayaan akan pentingnya tanah dan posisi sumber daya ini dalam ekologi alam. Ini memainkan peran penting dalam siklus hidup tumbuhan, hewan dari semua jenis, dan ras manusia. Bagi tanaman, tanah menyediakan kebutuhan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Ini adalah rumah bagi hewan-hewan yang ada di dalamnya. Hewan-hewan ini memperkayanya untuk penggunaan tanaman. Umat ​​manusia selama bertahun-tahun bergantung pada tumbuhan dan hewan untuk bertahan hidup. Singkatnya, tanah adalah pusat makanan dan pemeliharaan sistem ekologi alami yang seimbang di Bumi.

Latar Belakang Hari Tanah Sedunia

Sebuah acara untuk merayakan tanah secara resmi disetujui oleh Raja Thailand, HM Raja Bhumibol Adulyadej yang ulang tahun juga pada 5 Desember th , sehingga kebetulan. Sejak saat itu, tanggal ini ditetapkan sebagai Hari Tanah Sedunia. Perayaan besar dilakukan di Roma, yang merupakan markas besar Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), dengan perayaan serupa diadakan di seluruh dunia.

Setelah kematian Raja HM Bhumibol Adulyadej pada Oktober 2016, Hari Tanah Sedunia memiliki fokus khusus untuk menghormati dan menghormati perannya dalam mengakui pentingnya tanah. Perayaan 2017 bertema ‘Merawat Planet Dimulai dari Tanah’ dan percakapan utama yang disebarkan seputar kesejahteraan manusia, peran tanah dalam ketahanan pangan dunia, dan kebutuhan untuk membentuk upaya yang disengaja untuk menjaga ekosistem yang sehat.

Signifikansi Hari Tanah Sedunia

Pentingnya keanekaragaman hayati tetap menjadi pusat semua pesan yang disampaikan dan pada Hari Tanah Sedunia. Ini karena sebagaimana adanya, tanah dianggap sebagai sumber daya yang tidak dapat diperbarui di Bumi. Laju pembentukan tanah kira-kira seratus kali lebih sedikit dibandingkan dengan erosi tanah. Faktanya, para ilmuwan tanah memperingatkan bahwa dibutuhkan lebih dari 500 tahun untuk memiliki 2 cm bentuk tanah atas. Tanah adalah jantung dari ketahanan pangan, ketahanan nutrisi, dan konservasi iklim. Sebagaimana dikomunikasikan oleh FAO, di dunia 815 juta orang dihadapkan pada permusuhan kerawanan pangan. Faktanya, tanah adalah sumber dari sekitar 90% makanan. Mengenai gizi, mereka yang menghadapi kerawanan gizi sebanyak 2 miliar orang dan ini bisa menjadi akibat dari keberadaan tanah terdegradasi karena 33% dari tanah bumi dilaporkan terdegradasi. Tanah diketahui mengandung karbon 3 kali lipat dibandingkan dengan atmosfer dan ini dapat memainkan peran penting dalam pelestarian iklim.

Pentingnya Hari Tanah Sedunia

Hari Tanah Sedunia berfungsi untuk mengingatkan orang akan pentingnya tanah dan membantu mengkomunikasikan langkah-langkah konservasi tanah. Dari langkah-langkah yang dilakukan secara luas adalah pemeliharaan penutup tanah dan vegetasi yang memadai karena ini membantu menurunkan erosi tanah ke tingkat yang dapat diabaikan. Penerapan pengolahan tanah minimal, peningkatan penggunaan pupuk berbasis biologis dan penggembalaan rotasi yang diatur waktunya adalah faktor utama yang meningkatkan tanah kita. Yang tidak disarankan adalah penggunaan bahan bakar fosil dan pupuk non-organik karena dapat menyebabkan degradasi tanah. Hari Tanah Sedunia berfungsi untuk memberikan pengetahuan yang diperlukan untuk konservasi tanah dengan mengingatkan manusia betapa pentingnya tanah sebenarnya.

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Apa dan Kapan Hari Tanah Sedunia?

Related Posts