Apa Dan Kapan Hari Satwa Liar Sedunia?

Hari Margasatwa Sedunia diperingati pada tanggal 3 Maret.

Hari Margasatwa Sedunia diperingati pada tanggal 3 Maret.

Satwa liar adalah istilah yang mengacu pada hewan yang hidup di alam liar. Istilah ini juga mengacu pada tanaman, jamur, dan organisme lain yang tumbuh subur di alam liar dan tidak diperkenalkan oleh manusia. Selama bertahun-tahun, manusia menjinakkan beberapa hewan yang sekarang hidup di lingkungan pinggiran kota. Menurut sebuah laporan oleh Dana Margasatwa Dunia, populasi satwa liar global telah berkurang sebesar 52%. Dalam beberapa tahun terakhir, ada kekhawatiran terhadap lingkungan alam yang mengarah pada protes oleh para aktivis terhadap eksploitasi satwa liar untuk tujuan hiburan.

Apa itu Hari Satwa Liar Sedunia?

Hari Margasatwa Sedunia adalah hari yang merayakan dan mengangkat isu-isu tentang makhluk dan tumbuhan liar dunia. Hari itu juga mengadvokasi kontrol perdagangan internasional untuk mencegahnya mengancam kelangsungan hidup satwa liar. Hari ini menghadirkan kesempatan untuk merayakan satwa liar dalam berbagai bentuknya. Hari Margasatwa Sedunia juga merupakan hari yang mengingatkan orang akan perlunya berjuang lebih keras melawan kejahatan terhadap satwa liar dan perambahan manusia yang telah menyebabkan berkurangnya banyak spesies satwa liar.

Kapan Hari Satwa Liar Sedunia?

Thailand merekomendasikan Hari Satwa Liar Sedunia, dan pada 20 Desember 2013, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mendeklarasikan hari itu untuk dirayakan pada 3 Maret pada sesi ke-68. Tanggal 3 Maret juga merupakan hari ketika Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah (CITES) disahkan. Hari itu diperingati setiap tanggal 3 Maret.

Tema Hari Satwa Liar Sedunia

Setiap tahun, Hari Margasatwa Sedunia diperingati dengan tema yang berbeda-beda. Hari Margasatwa Sedunia difasilitasi oleh Sekretariat CITES yang mengangkat tema-tema tersebut. Tema untuk 2018 adalah “Kucing besar: predator di bawah ancaman.” Kucing besar dikenal luas dan dipuja di seluruh dunia tetapi sekarang mereka menghadapi berbagai ancaman terutama dari aktivitas manusia. Tema 2018 berusaha untuk menarik banyak perhatian bagi kucing untuk memastikan mereka bertahan hingga beberapa generasi mendatang. Dalam upaya untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, CITES mendefinisikan ulang istilah kucing besar untuk mencakup semua kucing.

Memperingati Hari Satwa Liar Sedunia

Orang-orang dapat terlibat di hari ini dengan belajar lebih banyak tentang kucing besar, tantangan mereka, dan cara membantu. Informasi yang dipelajari dapat dibagikan dengan keluarga dan teman. Mengunjungi kebun binatang setempat akan membantu mengingatkan orang akan luasnya kehidupan di dunia. Anak-anak dan remaja harus diberi informasi seperti itu karena mereka akan menjadi pemimpin masa depan yang memperjuangkan konservasi satwa liar. Memposting di media sosial dengan #WorldWildlifeDay dalam postingan adalah cara lain untuk menandai hari ini.

Pentingnya Hari Satwa Liar Sedunia

Satwa liar selama bertahun-tahun telah menguntungkan umat manusia dalam banyak hal tetapi terutama melalui pendapatan dari pariwisata. Orang-orang berkeliling dunia hanya untuk melihat hewan dan tumbuhan liar di habitat aslinya. Ada kebutuhan besar untuk melindungi satwa liar dunia demi ekonomi yang lebih baik di seluruh dunia. Hari Margasatwa Sedunia membantu menciptakan kesadaran tentang ancaman terhadap satwa liar dan kebutuhan akan langkah-langkah konservasi yang lebih banyak.

  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Apa Dan Kapan Hari Satwa Liar Sedunia?

Related Posts