Apa Dan Dimana Sabuk Kuiper?

Pluto adalah planet kerdil di Sabuk Kuiper.

Pluto adalah planet kerdil di Sabuk Kuiper.

Sabuk Kuiper adalah wilayah di luar Neptunus yang ditempati oleh benda-benda es. Wilayah ini menyimpan triliunan sisa-sisa formasi matahari. Sebelum ditemukannya wilayah es, Gerard Kuiper telah meramalkan kemungkinan adanya wilayah asteroid di wilayah terluar tata surya karena banyaknya asteroid yang berasal dari wilayah tersebut. Baru pada tahun 1992 Jane Luu dan Dave Jewitt menemukan wilayah tersebut. Sabuk ini terletak antara 2,5 hingga 4,5 miliar mil dari matahari. Sabuk Kuiper menyerupai sabuk asteroid yang terletak di antara Mars dan Yupiter, tetapi bukannya asteroid berbatu; itu berisi asteroid es. Para peneliti mengklaim bahwa sabuk itu menampung ribuan benda yang berdiameter lebih dari 62 mil bersama triliunan benda yang lebih kecil. Wilayah ini juga diketahui memiliki planet kerdil termasuk Pluto. Planet kerdil adalah benda angkasa bulat yang terlalu besar untuk dianggap sebagai asteroid tetapi terlalu kecil untuk dianggap sebagai planet. Mereka memiliki orbit yang aneh dan terletak di antara sekelompok objek luar angkasa, tidak seperti planet normal yang membersihkan lingkungan mereka.

Pembentukan Sabuk Kuiper

Selama pembentukan matahari, gas, batu, dan debu menumpuk bersama untuk membentuk planet dan matahari. Saat matahari berputar mengelilingi matahari, puing-puing yang tersisa tersapu ke planet-planet, matahari atau keluar dari tata surya. Benda-benda yang jauh dari matahari mengalami tarikan gravitasi rendah dari matahari dan tetap aman. Teori Model Nice mengklaim bahwa sabuk terbentuk lebih dekat ke matahari daripada yang ada sekarang, tetapi ditarik lebih jauh saat Neptunus dan Uranus melakukan tarian tarik dan dorong. Pada suatu titik dalam sejarah, Pluto dianggap sebagai planet, tetapi gagal dalam uji planet dan diturunkan ke planet kerdil. Setelah Jewitt dan Luu menemukan objek yang bergerak lambat, para peneliti fokus pada wilayah di luar Neptunus dan menemukan bahwa itu dipenuhi dengan triliunan objek luar angkasa yang bergerak lambat. Pada tahun 2005 para astronom mengklaim telah menemukan objek yang lebih besar dari Pluto hanya untuk menyadari bahwa itu sedikit lebih kecil. Objek di sabuk Kuiper merupakan tantangan untuk diamati dari bumi karena jarak dan ukurannya.

Misi New Horizons yang diluncurkan oleh NASA diterbangkan oleh Pluto pada 2015 dan diperkirakan akan mencapai Sabuk Kuiper pada Januari 2019.

Fakta Sabuk Kuiper

  • Sabuk itu berisi triliunan benda yang beberapa di antaranya berdiameter lebih dari 62 mil
  • Pluto adalah objek terbesar yang diketahui di Sabuk Kuiper.
  • Diperkirakan ada 100 juta benda kecil yang berjarak kurang dari 20 km atau kurang.
  • Misi New Horizon menjadi objek buatan manusia pertama yang mencapai Pluto dan direncanakan untuk mencapai sabuk Kuiper pada awal 2019.
  • Tata surya lain dengan planet yang mengorbit telah menggambarkan daerah puing yang mirip dengan Sabuk Kuiper.
  1. Rumah
  2. Lingkungan
  3. Apa Dan Dimana Sabuk Kuiper?

Related Posts