Air Algérie: Maskapai Penerbangan Nasional Aljazair

Air Algerie telah menjadi maskapai nasional Aljazair selama 70 tahun.  Kredit editorial: Vytautas Kielaitis / Shutterstock.com

Air Algerie telah menjadi maskapai nasional Aljazair selama 70 tahun. Kredit editorial: Vytautas Kielaitis / Shutterstock.com

Air Algerie adalah maskapai penerbangan nasional resmi Republik Aljazair dan telah demikian selama 70 tahun terakhir. Maskapai ini memiliki kantor pusat di Aljir dengan sebagian besar penerbangannya lepas landas dari Bandara Houari Boumedienne dengan perjalanan ke luar negeri ke lebih dari 39 tujuan serta 32 tujuan lokal yang dilayani oleh bandara kecil lainnya. Air Algerie adalah bagian dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional, Asosiasi Maskapai Penerbangan Afrika, dan Organisasi Maskapai Penerbangan Arab.

Sejarah Aljazair Udara

Sebelum kemerdekaan, semua penerbangan ke dan dari Aljazair adalah milik perusahaan penerbangan Prancis yang melalui Compagnie Generale de Transports Aeriens mengoperasikan perjalanan dari Eropa ke Aljazair menggunakan penerbangan charter pada tahun 1940-an. Saat itu pesawat yang digunakan adalah tiga pesawat 34 kursi yang disebut Bretagnes dan tujuh DC-3 yang lebih kecil. Setelah Aljazair memisahkan diri dari kekuasaan Prancis pada tahun 1962, perusahaan Prancis yang menguasai 98% Air Algerie menyerahkan wilayah dan pemerintah memperoleh kendali dengan membeli 51% aset; ini kemudian meningkat menjadi 57% pada tahun 1964 yang meningkat menjadi 100% pada tahun 1972. Pada tahun 1997 Air Algerie menjadi perusahaan terbatas resmi dengan lebih dari 150 agen di Aljazair dan luar negeri.

Tujuan

Air Algerie terbang ke lebih dari 43 tujuan internasional di 28 negara. Beberapa negara yang dioperasikan maskapai ini antara lain Kanada, Tunisia, Cina, Arab Saudi, UEA, Burkina Faso, Mesir, dan Pantai Gading. Maskapai ini juga terbang ke 32 tujuan lokal menggunakan bandara sekunder seperti Annaba, Batna, Setif, Constantine. Maskapai ini menawarkan dua jenis kabin untuk penumpangnya, kelas bisnis, dan kelas ekonomi yang masing-masing hadir dengan layanan uniknya.

Armada Udara Aljazair

Dalam upaya untuk bersaing dengan maskapai saingan lainnya di seluruh Afrika dan dunia secara keseluruhan, Air Algieri telah berinvestasi dalam pesawat cararn. Pada tahun 1998 sepuluh 737 diperintahkan untuk menggantikan 727 yang lama. Boeing 737-600 pertama diperkenalkan ke maskapai pada Mei 2002 yang menjadikan Air Algerie hanya maskapai ke-5 pada saat itu yang mengoperasikan tipe baru. Pada tahun 2012 perusahaan menginvestasikan lebih dari $500 juta untuk membeli delapan pesawat dengan dua di antaranya adalah kapal barang. Lebih banyak uang telah dituangkan ke dalam maskapai untuk memperbaikinya dan menjadikannya yang terbaik di benua itu. Pada 2016 Air Algerie memiliki total 59 pesawat dengan sepuluh lagi di jalur perakitan menunggu penyebaran.

Kecelakaan

Seperti bisnis transportasi lainnya, Air Algerie telah mengalami banyak bencana mulai dari kecelakaan hingga pembajakan. Ada banyak kecelakaan fatal yang melibatkan pesawat Air Algerie; yang pertama terjadi pada tahun 1960 melalui tabrakan di udara. Satu lagi terjadi pada tahun 1969 ketika kebakaran terjadi di kapal karena korsleting listrik. Kecelakaan fatal terbaru terjadi pada tahun 2014 ketika pengontrol ATC kehilangan kontak dengan penerbangan Air Algerie yang datang dari Burkina Faso. Semua 118 orang di dalamnya tewas setelah pesawat itu jatuh di Mali. Kasus pembajakan juga melanda maskapai tersebut dengan yang pertama terjadi pada tahun 1970 ketika tiga penumpang bersenjatakan senjata membajak sebuah penerbangan dari bandara Annaba. Insiden lain terjadi pada tahun 1991, 1994, 1996 dengan yang terbaru terjadi pada tahun 2003 ketika perjalanan ke Lille diambil alih oleh seorang penumpang sakit jiwa bersenjata yang mengarahkan penerbangan ke Jenewa. Tidak ada korban jiwa.

  1. Rumah
  2. Bepergian
  3. Air Algérie: Maskapai Penerbangan Nasional Aljazair

Related Posts