Neuron Aferen dan Eferen: Mengenal Sistem Saraf yang Membentuk Komunikasi Tubuh

Pendahuluan

Dalam sistem saraf kita, terdapat dua jenis neuron yang berperan penting dalam proses komunikasi tubuh, yaitu neuron aferen dan eferen. Neuron aferen bertanggung jawab mengirimkan sinyal sensorik dari tubuh ke sistem saraf pusat, sedangkan neuron eferen mengirimkan sinyal motorik dari sistem saraf pusat ke organ dan otot tubuh. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang neuron aferen dan eferen, serta peran penting mereka dalam memastikan tubuh kita berfungsi dengan baik.

1. Neuron Aferen

1.1 Definisi Neuron Aferen

Neuron aferen, juga dikenal sebagai neuron sensorik, adalah jenis neuron yang mengirimkan informasi sensorik dari reseptor di tubuh ke sistem saraf pusat. Reseptor ini dapat berupa ujung saraf di kulit, otot, atau organ tubuh lainnya yang merespons stimulus eksternal atau internal seperti sentuhan, suhu, atau tekanan. Neuron aferen membawa sinyal-sinyal ini ke sumsum tulang belakang dan otak.

1.2 Fungsi Neuron Aferen

Fungsi utama neuron aferen adalah mengirimkan informasi sensorik ke sistem saraf pusat agar tubuh dapat merespons stimulus dengan tepat. Ketika reseptor di tubuh kita menerima rangsangan, seperti menyentuh objek panas, neuron aferen akan mengirimkan sinyal elektrik melalui serat saraf menuju sumsum tulang belakang dan otak. Di sana, informasi sensorik ini akan diproses dan diinterpretasikan sehingga kita dapat merasakan dan bereaksi terhadap stimulus tersebut.

1.3 Contoh Neuron Aferen

Contoh yang umum dari neuron aferen adalah neuron sensorik di kulit kita. Ketika kita menyentuh permukaan yang kasar atau panas, neuron aferen di kulit akan mengirimkan sinyal ke sistem saraf pusat, memberikan kita sensasi menyentuh dan memungkinkan tubuh kita untuk merespons dengan cepat dan tepat.

2. Neuron Eferen

2.1 Definisi Neuron Eferen

Neuron eferen, juga dikenal sebagai neuron motorik, adalah jenis neuron yang mengirimkan sinyal motorik dari sistem saraf pusat ke organ dan otot tubuh. Mereka bertanggung jawab untuk mengoordinasikan gerakan dan menjalankan perintah dari otak atau sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh.

2.2 Fungsi Neuron Eferen

Fungsi utama neuron eferen adalah mengirimkan sinyal motorik yang memberikan instruksi kepada otot dan organ tubuh untuk bergerak atau berfungsi sesuai dengan kebutuhan. Ketika otak mengirimkan sinyal melalui neuron eferen, otot akan merespons dengan berkontraksi atau bergerak seperti yang diinstruksikan. Ini memungkinkan kita untuk melakukan tindakan seperti berjalan, menggerakkan tangan, atau berbicara.

2.3 Contoh Neuron Eferen

Contoh yang umum dari neuron eferen adalah neuron motorik yang mengontrol gerakan otot skeletal. Ketika otak mengirimkan sinyal melalui neuron eferen, otot skeletal akan berkontraksi dan memungkinkan kita untuk melakukan gerakan seperti berjalan, mengangkat benda, atau bergerak dengan cara yang diinginkan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

  1. Apa perbedaan antara neuron aferen dan eferen?
    • Neuron aferen mengirimkan sinyal sensorik dari reseptor di tubuh ke sistem saraf pusat, sedangkan neuron eferen mengirimkan sinyal motorik dari sistem saraf pusat ke organ dan otot tubuh.
  1. Apa fungsi utama neuron aferen?
    • Fungsi utama neuronaferen adalah mengirimkan informasi sensorik ke sistem saraf pusat agar tubuh dapat merespons stimulus dengan tepat.
  1. Bagaimana contoh konkret dari neuron aferen?
    • Contoh konkret dari neuron aferen adalah neuron sensorik di kulit kita. Ketika kita menyentuh permukaan yang kasar atau panas, neuron aferen di kulit akan mengirimkan sinyal ke sistem saraf pusat.
  1. Apa fungsi utama neuron eferen?
    • Fungsi utama neuron eferen adalah mengirimkan sinyal motorik yang memberikan instruksi kepada otot dan organ tubuh untuk bergerak atau berfungsi sesuai dengan kebutuhan.
  1. Apa contoh konkret dari neuron eferen?
    • Contoh konkret dari neuron eferen adalah neuron motorik yang mengontrol gerakan otot skeletal. Ketika otak mengirimkan sinyal melalui neuron eferen, otot skeletal akan berkontraksi dan memungkinkan kita untuk melakukan gerakan seperti berjalan atau mengangkat benda.

Kesimpulan

Neuron aferen dan eferen adalah dua jenis neuron yang penting dalam sistem saraf kita. Neuron aferen mengirimkan sinyal sensorik dari tubuh ke sistem saraf pusat, sedangkan neuron eferen mengirimkan sinyal motorik dari sistem saraf pusat ke organ dan otot tubuh. Kedua jenis neuron ini bekerja bersama-sama untuk memastikan tubuh kita dapat merespons stimulus dengan tepat dan melakukan gerakan yang dibutuhkan. Dengan memahami peran dan fungsi neuron aferen dan eferen, kita dapat lebih menghargai kompleksitas sistem saraf kita dan betapa pentingnya komunikasi yang baik di dalam tubuh kita.

Referensi

  1. Smith, J. (2020). The Difference Between Afferent and Efferent Neurons. Healthline. Link
  2. Carlson, N. R. (2013). Physiology of Behavior. Pearson.
  3. Bear, M. F., Connors, B. W., & Paradiso, M. A. (2016). Neuroscience: Exploring the Brain. Lippincott Williams & Wilkins.
  4. Purves, D., Augustine, G. J., Fitzpatrick, D., Katz, L. C., LaMantia, A-S., McNamara, J. O., & Williams, S. M. (2018). Neuroscience. Sinauer Associates.
  5. Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2006). Textbook of Medical Physiology. Elsevier Saunders.

 

Perbedaan Antara Neuron aferen dan eferen

Sebelum kita melanjutkan ke perbandingan antara neuron afferent vs eferen sangat penting bahwa kita mendapatkan beberapa wawasan pada pengolahan impuls oleh sistem saraf. Sistem saraf terdiri dari loop tertutup neuron yang berhubungan dengan sensasi, keputusan dan reaksi.

Setiap kali impuls atau rangsangan yang diterima oleh organ reseptor, itu dibawa ke otak untuk diproses. Keputusan dibuat sehubungan dengan impuls yang lagi dibawa kembali ke organ reseptor. Tergantung pada keputusan ini reaksi terhadap impuls yang dihasilkan oleh organ reseptor. Tiga jenis neuron mengambil bagian dalam seluruh siklus, yaitu aferen, interneuron dan neuron eferen. Neuron aferen berkepentingan dengan membawa impuls dari organ reseptor menuju otak, sedangkan neuron eferen membawa respon otak kembali ke organ reseptor. Kedua neuron ini saling berkomunikasi melalui media interneuron.

Neuron aferen juga disebut neuron sensorik karena mereka kebanyakan membawa impuls dari organ sensorik. Neuron aferen diklasifikasikan sebagai neuron pseudounipolar dengan dendrit panjang tunggal dan akson pendek. Akson meluas di kedua arah, dengan akson perifer mengarahkan menuju organ reseptor, sedangkan akson sentral melewati ke sumsum tulang belakang. Meskipun, dendrit adalah secara struktural dan fungsional identik dengan akson, mereka mielin. Sel tubuh dalam neuron aferen yang sempurna bulat dan halus. Agregasi dari neuron aferen dapat ditemukan dalam apa yang disebut ganglion akar dorsal bengkak, yang terletak tepat di luar sumsum tulang belakang.

Neuron eferen juga disebut neuron motorik karena mereka kebanyakan membawa tanggapan ke otot atau kelenjar dan membuat pergerakan. Neuron eferen yang bipolar dengan dendrit di satu ujung dan akson di sisi lain. Sel tubuh terhubung pada salah satu ujung ke akson panjang tunggal sementara beberapa dendrit membentuk ujung sel tubuh. Sel tubuh dalam neuron eferen berbentuk satelit. Impuls memasuki sel tubuh melalui beberapa dendrit dan kemudian meninggalkan melalui akson tunggal di ujung lain. Neuron eferen yang hadir dalam materi abu-abu dari sumsum tulang belakang serta medulla oblongata. ini neuron eferen membentuk jalur elektrokimia terhadap organ efektor.

Neuron aferen terhubung ke neuron eferen melalui neuron multipolar disebut interneuron. Interneuron juga disebut relai neuron, neuron asosiasi atau sirkuit neuron lokal. Mirip dengan neuron eferen, badan sel interneuron yang terletak di dalam sistem saraf pusat. Interneuron sangat bervariasi dalam struktur dan fungsi. Oleh karena itu, adalah mustahil untuk memprediksi jenis interneuron hadir dalam sistem saraf pusat. Diperkirakan bahwa otak manusia mengandung sekitar 100 miliar interneuron dengan rata-rata 1000 sinapsis, pada setiap interneuron.

Hal yang paling penting dari perbandingan antara neuron aferen dan eferen adalah bahwa mereka melakukan fungsi justru sebaliknya dan mengikuti jalur elektrokimia yang berlawanan putaran dalam sistem saraf pusat.

Related Posts

© 2024 Perbedaannya.Com