5 Bandara Internasional Mati

5 Bandara Internasional Mati

5 Bandara Internasional Mati

Terminal bandara yang terbengkalai sering kali memiliki tampilan yang menakutkan.

Banyak bandara terlantar dan tidak digunakan ada di seluruh dunia. Beberapa dari bandara ini pernah menjadi operasi komersial, swasta atau militer yang aktif. Beberapa bandara ditutup karena kesulitan keuangan sementara beberapa ditutup karena ketidakmampuan untuk mengatasi perubahan peraturan penerbangan. Artikel ini membahas lima bandara terbengkalai yang dulunya berkembang pesat tetapi sekarang melayani kegunaan lain atau bahkan kosong.

5. Bandara Internasional Mirabel Montreal – Mirabel, Kanada

Bandara Internasional Montreal-Mirabel dibuka pada tahun 1975 dengan banyak kehebohan dan kemeriahan nasional. Awalnya dirancang untuk menjadi bandara terbesar di dunia, bandara ini mampu menangani lebih dari 50 juta penumpang setiap tahunnya. Bandara ini sangat luas, meliputi area seluas 247 mil persegi. Mirabel, bagaimanapun, tidak pernah mencapai potensi penuhnya. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap hal ini adalah lokasinya yang jauh di utara kota, persaingan dari bandara yang lebih nyaman yang melayani kota (Dorval, sekarang Pierre Elliot Trudeau), dan menyalip Montreal oleh Toronto menjadi kota komersial paling penting di Kanada. . Apa yang tersisa dari Mirabel saat ini berfungsi sebagai terminal kargo, dengan beberapa landasan pacu digunakan sebagai trek balap. Penerbangan penumpang terakhir berangkat pada tahun 2004.

4. Berlin Tempelhof – Berlin, Jerman

Tidak seperti banyak bandara yang ditinggalkan, Berlin-Tempelhof secara unik telah diubah menjadi tempat serbaguna dan taman umum. Sebagian besar infrastruktur aslinya digunakan termasuk dua landasan pacu yang besar. Bandara ini awalnya dibangun pada tahun 1923 dan terkenal karena memainkan peran penting dalam Berlin Airlift tahun 1948-49. Bandara ini memiliki sejarah kelam: selama waktu ini, bandara ini juga berfungsi sebagai kamp konsentrasi di bawah kendali Nazi. Bandara secara resmi dinonaktifkan pada tahun 2008 dan dengan cepat dilirik oleh pengembang karena lokasinya yang prima. Namun, setelah referendum yang diadakan pada tahun 2014, sekarang ada rencana untuk mengubah bagian yang tersisa dari bandara menjadi perpustakaan dan pusat hortikultura. Pada 2015, Tempelhof digunakan untuk menampung ribuan pengungsi yang telah mendarat di Jerman.

3. Bandara Internasional Stapleton – Denver, Amerika Serikat

Bandara Internasional Stapleton beroperasi selama hampir 60 tahun dari tahun 1929 hingga 1995. Penerbangan resmi terakhir meninggalkan bandara pada tanggal 25 Februari 1995, dan diikuti dengan penonaktifan enam landasan pacu. Bandara ini awalnya dibangun sebagai Bandara Kota Denver sebelum diubah namanya menjadi Bandara Internasional Stapleton untuk menghormati Benjamin F. Stapleton, yang pernah menjabat sebagai walikota Denver dari tahun 1923 hingga 1947. Selama operasi puncaknya, bandara ini bertindak sebagai hub untuk Frontier, Continental, United Airlines dan TWA sebelum American Airlines kemudian mengakuisisinya. Beberapa fitur bandara yang paling menonjol tetap ada, seperti menara kontrol 12 lantai.

2. Bandara Internasional Ellinikon – Athena, Yunani

Bandara Internasional Ellinikon ditugaskan pada tahun 1938 dan digunakan sebagai pangkalan oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Setelah kekalahan Jerman dan akhir perang, Amerika mengambil alih bandara dan menggunakannya untuk operasi mereka di Timur Tengah dan Afrika Utara. Amerika mengembalikannya kembali ke Yunani pada tahun 1991, dan Olympic Airlines mengambil alih operasinya. Dalam persiapan Olimpiade Athena tahun 2004, sebuah bandara baru dibangun dan Ellinikon menutup operasinya.

1. Bandara Internasional Nicosia – Nicosia, Siprus

Ketika sebagian besar bandara internasional yang ditinggalkan telah diubah atau dihancurkan, Bandara Internasional Nicosia tetap utuh. Bandara berdiri membeku dalam waktu mempertahankan sebagian besar fasilitasnya. Kursi utilitarian tertutup debu sementara konter check-in yang dulu aktif terasa dalam keheningan aula. Bandara ini berhenti beroperasi pada tahun 1974 ketika Turki menginvasi Siprus. Bandara saat ini bertindak sebagai pangkalan untuk kontingen penjaga perdamaian PBB. Akses publik ke fasilitas dilarang.

  1. Rumah
  2. Bepergian
  3. 5 Bandara Internasional Mati

Related Posts

© 2023 Perbedaannya.com