10 Negara Paling Liberal di Dunia

Selandia Baru dianggap sebagai negara "paling liberal" di dunia.

Selandia Baru dianggap sebagai negara “paling liberal” di dunia.

Liberalisme

Liberalisme mengacu pada doktrin politik yang menekankan pada perlindungan kebebasan dan hak-hak warga negara. Kaum liberal memandang pemerintah sebagai lengan yang melindungi warga negara dari ancaman eksternal dan internal, tetapi pada saat yang sama mengakui bahwa pemerintah dengan sendirinya dapat menjadi ancaman bagi kebebasan warga negara. Dalam pamflet Common Sense (1776), filsuf Amerika Thomas Paine membandingkan pemerintah dengan “kejahatan yang diperlukan.” Penegak hukum, Peradilan, dan konstitusi dimaksudkan untuk melindungi hak individu, properti, dan kebebasan tetapi dalam beberapa kasus, lembaga yang sama dapat digunakan untuk melawan individu.

Politik demokrasi abad ke-21 dihadapkan pada tantangan untuk merancang pemerintahan yang melindungi kebebasan individu-individunya dan mencegah mereka yang berkuasa dari melenturkan otot-otot mereka melawan massa. Kebanyakan kaum liberal di akhir abad ke-19 menekankan bahwa pemerintah dapat melindungi dan mempromosikan kebebasan individu. Namun, kaum liberal cararn, memandang pemerintah sebagai otoritas yang berperan menghilangkan hambatan yang menghalangi warga negara untuk menjalankan kebebasan dan mewujudkan potensi penuh mereka. Hambatan terhadap kebebasan dan kehidupan yang lebih baik termasuk penyakit, diskriminasi, kemiskinan, dan ketidaktahuan. Di AS liberalisme dikaitkan dengan kebijakan negara yang diadvokasi oleh Pres. Franklin D. Roosevelt sementara di Eropa dikaitkan dengan kebijakan ekonomi laissez-faire.

10 Negara Paling Liberal Di Dunia

Pada tahun 2006 State of World Liberty Index merilis peringkat negara-negara paling liberal di dunia. Pemeringkatan ini didasarkan pada kebebasan ekonomi, kebebasan individu, dan ukuran pemerintah serta perpajakan yang dikenakan kepada rakyatnya. Estonia, Irlandia, dan Kanada masing-masing menempati peringkat 1, 2, dan 3. Inggris dan AS masing-masing berada di peringkat 7 dan 8 sementara Selandia Baru berada di peringkat 10. Pemeringkatan tahun 2017 menggunakan sumber data yang sama namun dengan penyesuaian data.

Selandia Baru menduduki peringkat negara paling liberal di dunia diikuti oleh Swiss. Selandia Baru memiliki sejarah yang baik mengenai hak-hak dasar dan kebebasan. Orang-orang menjalankan pendapat politik mereka melalui proses pemilihan sementara tingkat perpajakan di antara kelas pekerja n termasuk yang terendah di dunia. Di Swiss, demokrasi langsung telah didesentralisasi, kebebasan sipil dilindungi oleh hukum, dan negara ini memiliki sejarah yang baik mengenai hak asasi manusia.

Kanada dan Australia imbang di tempat ketiga. Kanada dikenal menghormati kebebasan sipil, hak politik, dan hak asasi manusia. Ini memiliki salah satu program kesejahteraan sosial terbaik di dunia. UU Pemilu yang Adil yang disahkan pada tahun 2014 menjamin proses pemilu yang bebas dan adil. Sama seperti Kanada, Australia telah memasukkan hak sipil dan hak asasi manusia dalam konstitusinya. Pemungutan suara adalah wajib, dan konstitusi menjamin proses pemilihan yang bebas dan adil. Di kedua negara, tingkat perpajakannya rendah.

Norwegia, Luksemburg, Swedia, dan Finlandia terikat untuk tempat kelima dalam peringkat. Keempat negara tersebut semuanya masuk dalam 12 negara terbaik untuk hidup dalam hal stabilitas politik, kemakmuran ekonomi, dan kualitas hidup. Norwegia adalah negara demokrasi yang mapan dengan pemilihan umum yang bebas dan adil. Pemerintah bergantian antara Partai Konservatif dan Partai Buruh. Swedia, di sisi lain, adalah monarki parlementer dengan sistem multi-partai yang kuat. Aturan hukum berlaku, dan konstitusi menjamin hak-hak sipil dan kebebasan warga negara. Sistem parlementer mengatur Finlandia dengan multipartai yang kuat. Kebebasan berbicara, berserikat, dan beragama dijamin. Minoritas dalam masyarakat juga dilindungi.

Belanda dan Irlandia berada di urutan kesembilan dan melengkapi daftar sepuluh negara paling liberal di dunia. Demokrasi parlementer yang memerintah Belanda memiliki catatan yang kuat. Ia dikenal untuk melindungi kebebasan sipil, hak asasi manusia, dan hak politik. Irlandia adalah negara demokrasi yang stabil. Pemilihan umum yang bebas dan adil menjamin keinginan mayoritas. Pernikahan sesama jenis adalah legal, tetapi aborsi masih dibatasi. Gereja Katolik mempertahankan pengaruh yang signifikan dalam masyarakat.

10 Negara Paling Liberal Di Dunia

Pangkat

Negara

1

Selandia Baru

2

Swiss

3

Kanada

4

Australia

5

Norway

6

Swedia

7

Luksemburg

8

Finlandia

9

Belanda

10

Irlandia

  1. Rumah
  2. Masyarakat
  3. 10 Negara Paling Liberal di Dunia

Related Posts